Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Breaking News
15:04
Advertisement

Masuk Jajaran Wantimpres, Rocky Gerung Tegaskan Tetap Kritis

Rocky Gerung. (Istimewa)
Rocky Gerung. (Istimewa)
Bagikan
Lihat Tersimpan

Jakarta, TARGETBERITA.ID – Rocky Gerung resmi dilantik bersama dengan 25 Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) lainnya di Istana Negara, Jum’at (2/10/2026).

‎Rocky menegaskan bahwa lembaga tersebut memiliki fungsi untuk bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah, bukan sekadar mengkritik kebijakan.

‎Menurut Rocky, Wantimpres memiliki kedudukan etis dalam memberikan pertimbangan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dengan fungsi tersebut, anggota Wantimpres harus mampu melihat dampak atau ekses dari suatu kebijakan serta memberikan pertimbangan mengenai arah kebijakan tersebut.

‎“Jadi dewan ini bukan untuk melayani pertanyaan-pertanyaan konkret harian. Diperlukan kontemplasi, diperlukan evaluasi, diperlukan bahkan kemampuan untuk berfantasi tentang masa depan republik,” kata Rocky usai dilantik sebagai anggota Wantimpres di Istana Kepresidenan, Jumat (2/10/2026).

‎Rocky menjelaskan, fungsi Wantimpres berbeda dengan penasihat Presiden yang memberikan masukan mengenai persoalan teknis. Menurutnya, Wantimpres lebih berfokus pada koridor etis dan arah kebijakan.

‎“Ini dewan etis, lebih bukan teknis. Teknis ada penasihat khusus Pak Presiden tentang luar negeri, tentang pertahanan segala macam. Tapi ini dewan yang diisi oleh orang-orang dengan kapasitas,” ujarnya.

‎Dia menegaskan, Wantimpres tidak bertugas mengevaluasi kebijakan teknis yang menjadi ranah kementerian atau lembaga pemerintah. Wantimpres, kata Rocky, mengawasi apakah arah kebijakan telah sesuai dengan visi Presiden.

‎“Kita mengawasi arah dari kebijakan supaya sesuai dengan janji presiden pada waktu kampanye, sesuai dengan tema yang diinginkan oleh presiden,” kata Rocky.

‎Rocky juga menekankan pentingnya membedakan antara mengkritik dan bersikap kritis terhadap kebijakan.

‎Menurut Rocky, sikap kritis tersebut diperlukan karena kebijakan pemerintah dapat memunculkan persepsi yang berbeda di masyarakat. Wantimpres kemudian bertugas melihat persoalan tersebut dalam kerangka etis dan menyampaikannya sebagai bahan pertimbangan kepada Presiden.

‎Dia mencontohkan, apabila terdapat perbedaan antara persepsi pemerintah dan persepsi masyarakat terhadap suatu kebijakan, Wantimpres dapat memberikan pertimbangan kepada Presiden mengenai persoalan tersebut.

‎“Persepsinya tiba di publik sama nggak tuh? Kalau tidak sama berarti ada kekurangan komunikasi, diperbaiki. Kita membuat pertimbangan itu buat presiden, bukan kita yang memperbaiki,” ujarnya.

‎Rocky juga menegaskan bahwa keberadaannya di dalam pemerintahan tidak otomatis mengubah sikap dan pandangannya.

Menanggapi sorotan mengenai dirinya yang selama ini dikenal kerap mengkritik pemerintah dari luar, Rocky mengatakan dirinya hanya berpindah posisi.

‎“Ya kan cuma pindah, saya cuma pindah dari luar ke dalam. Sikap saya tetap, pandangan saya tetap, radical break. Udah,” pungkas Rocky.

‎Prabowo membentuk Wantimpres setelah kosong hampir dua tahun selepas era Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) periode 2019-2024.

Penulis

admin@targetberita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi Kami